Sabtu, 28 April 2012

Remember When.. *PART 1*

haloo - haloo , ini hanya sebuah cerpen yang baru tak  buat :) eehehe ..
selamat membacaa :)


awal memasuki kelas 11 SMA bagi Anggi adalah awal membuka lembaran baru lagi untuk melupakan masa lalu yang selalu menghantuinya. Rama, adalah satu nama yang selalu menghiasi relung hatinya , entah kenapa ia masih selalu menyayanginya walaupun ia sudah mempunyai pacar baru yang bernama Zidan Anggi berpacaran dengan Zidan hanya karena sebuah status dan ingin melupakan sebuah cinta masa lalu dari seorang Rama.
Di kelas 8 , ia sekelas dengan sahabat-sahabatnya.. Dera , Denis , Alfan, dan Vito. Anggi sendiri dikelas selalu duduk dengan Dera dan yang lain hanya menyesuaikan. kelas 8 terasa sangat mengasyikan , apalagi kelima siswa dan siwi ini yang selalu menjadi sasaran guru-guru untuk dipisahkan tempat duduknya karena mereka berlima sangat suka mengobrol dan membuat ricuh suasana kelas mereka.

akhir Juli, 2011
''Nggi , ngelamunin siapa?''tanya Dera  ''biasalah, ngelamunin si Rama siapa lagi?! Eh, neng inget udah punya Zidan masih aja ngelamunin Rama''sahut Denis, Anggi hanya diam dan kembali menelungkupkan kepalanya di meja. Guru datang dan kembali duduk seperti biasanya

dddrtttt..drtttt..drttt.ddrrrrttt..
Sebuah pesan masuk datang di Handpone Anggi , dan Anggi hanya membukanya dengan malas. Ia sudah tau kalau yang sms adalah Zidan. Tapi begitu melihat pesan itu , ternyata bukan dari Zidan melainkan dari... Denis..

fromm : Denis[087859******]
hey nggi ?
besok ada PR apa?


to : Denis[087859******]
gak tau , gue belum belajar.


fromm : Denis[087859******]
ngapain? ngelamunin Rama lagi?

to : Denis[087859******]
bawel! bukan urusan lo!

Esoknya saat disekolah. "Jutek banget sih kalo di SMS , nanya baik-baik juga''kata Denis ''Bawel banget sih , untung-untung gue bales''jawab Anggi jutek "idiiih , ketauan masih susah move on gara-gara Rama , hahahaha"jawab Denis sambil langsur ngacir keluar keras "DENIIIIIIIIIIIIIIIIIIII IIIIS"teriak Anggi dengan geram. Saat istirahat pun Anggi lebih sering melamun di bangku taman sekolah, melihat Rama dari kejauhan yang asyik bercanda dengan teman-temannya . Tanpa sadar, Farah dan Sasa , dua sahabatnya juga datang ke taman itu dan mengagetkan Anggi yang lagi dengan tenang melihat Rama juga Dera yang duduk sambil mengutak-atik handponenya. ''Dapat salam tuh dari Rama,Nggi"kata Farah ''bo'ong aja lo Far"sahut Anggi "yeee dibilangin kagak percaya , tanya si Sasa noh''jawab Farah "iya Nggi, lo dapet salam dari Rama tadi"kata Sasa. Anggi langsung bangkit semangat saat bel masuk datang "okey Farah, berhubung lo sekelas sama Rama kirimin salam balik yah, muaaah"kata Anggi dengan riang dan mengajak Dera untuk masuk ke kelas.

Dirumah lagi , Anggi juga sering melihat-lihat foto Rama saat dulu. Anggi bahkan masih menyimpan sms Rama saat mereka masih berstatus pacaran. Mengingat itu selalu saja membuat Anggi menangis dan menangis lagi. Hingga pada suatu malam, ada seseorang yang rela mendengarkan curhatan Anggi tentang Rama. Dia juga yang memberikan Anggi kebangkitan agar percaya seutuhnya terhadap Rama, dia adalah Denis

fromm : Denis[087859******]
kalo lo sayang banget sama Rama, mestinya lo perjuangin dong dia !
Jangan cuman bisa diem aja , sakit sndiri kan ati lo?


to : Denis[087859******]
ga segampang itu! gue emang syng bnget! padahal gue punya zidan.
tapi hati gue selalu buat Rama.
lo tau kan gue udah nulis nama gue sama dia dipantai, entahlah . gue bingung


fromm : Denis[087859******]
sebenernya yang bego itu Rama , dia nyia-nyiain seorang cewek kayak lo.
kalo gue jadi dia , gue ga bakal sebego dia
seharusnya dia beruntung ya Nggi , punya orang yang sayang banget sama dia.
seandainya aja gue jadi Rama , indah banget hidup gue


to : Denis[087859******]
hmm, suatu saat lo pasti akan nemuin cewek yang bisa bikin lo bahagia :) selain livia tentunya
hahaha


entah kenapa sejak saat itu hubungan mereka berdua semakin dekat , dekat dan dekat. Hingga pada akhirnya mereka pun sama-sama jatuh cinta. Ini hal yang juga tidak jarang. Rasa persahabat yang kemudian berubah menjadi cinta. Hal itu yang sama-sama mereka rasakan , namun keduanya berusaha menutupi satu sama lain. Kemudian Denis jujur terhadap Alfan , ia mengatakan bahwa ia suka pada Anggi. Padahal posisinya sekarang ia berpacaran dengan Livia dan Anggi berpacaran dengan Zidan. "Ya udah , deketin aja siapa tau jodoh lo nis"jawab Alfan tenang. Anggi sendiri awalnya menyangka itu hanya perasaan suka sebagai sahabat. Ia awalnya bercerita kepada Dera "Ra, gue tuh kok kalo sama Denis nyaman banget yaaah. Sehari aja gak sms'an sama dia kayak garing banget gitu". "awas! jangan-jangan lo jatuh cinta lagi ama si Denis. Hahahaha"jawab Dera "ih , gak mungkin lagi"sahut Anggi dengan nada sewot.
Namun yang dikatakan Dera semua memang benar. Anggi jatuh cinta terhadap Denis dan seakan tak ingin kehilangan Denis .

Anggi kembali bercerita kepada Dera "Ra, gue kemakan omongan lo deh"terang Anggi "maksud lo apaan?''tanya Dera bingung "gue suka sama Denis Ra, tapi lo diem ya"bisik Anggi terhadap Dera "WHAAAAAAAAAT?!"teriak Dera konon semua penghuni kelas termasuk Denis menoleh ke arah mereka berdua. Anggi langsung melotot ''ssssttt,diem''Anggi geram terhadap Dera. "whahahaha, kena deh lo sama omongan gue. udah jadian sono gapapa"kata Dera sambil tertawa. ''gue bilang gak nih ke Alfan?"tanya Anggi "bilang aja , daripada lo diem gini"jawab Dera "Fan.."panggil Dera "hmm?''Alfan menghampiiri mereka berdua "mm,gini Fan"Anggi bingung memulai ceritanya "apa Nggi?"tanya Alfan "gini lo Anggi tu suka sama Denis"serobot Dera yang konon membuat Anggi melotot. Alfan tersenyum , "knapa fan?"tanya Anggi heran "Denis juga suka sama lo, bahkan dari dulu"jawab Alfan sambil tersenyum dan berlalu. Konon Anggi hanya bisa terdiam dan melongo saking shock -nya .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar